Navigasi

Menampilkan kiriman dengan kategori: Cerita FF X. Tampilkan semua kiriman
Menampilkan kiriman dengan kategori: Cerita FF X. Tampilkan semua kiriman

17 June 2009


FINAL FANTASY X: 2: Reruntuhan

Bagi yang sudah lama menantikan cerita bersambung dari blog ini, kini dihadirkan kembali di blog ini. Untuk saat ini Final Fantasy X dulu yang tampil, untuk Grandia akan menyusul selanjutnya. Pembaca seharusnya tahu kan akhir-akhir ini saya sibuk dengan banyaknya Try Out dan Ujian Nasional di SMA saya, jadi harap maklum... ^.^ Bagaimana pun juga, Selamat Membaca!

,__
|__ inal Fantasy X /----------------------------------------------------------o
| ---------o----------\ Reruntuhan (Post #002)                                      |
                             
\--------------------------------------------------------o

    Tidus terbangun di tempat yang terbuang, berenang melintasi udara ini lalu ia menukik turun untuk melihat seorang bocah laki-laki yang sepertinya terlihat akrab. Ketika ia terbangun sepenuhnya, ia mendapati dirinya terapung hanyut di antara semacam reruntuhan yang hancur, bagaimana pun juga ini bukan lah reruntuhan dari kotanya. Dia berusaha dengan usahanya sendiri mendekati sebuah bangunan di sebelah Utara tetapi disergap oleh monster aquatik* besar yang dikenal sebagai Geosganeo.

    Setelah mengalahkannya, Tidus masuk ke dalam 'kuil' yang terlihat sunyi dan dingin. Tidus segera mengumpulkan bahan-bahan (seperti bunga, api, dan kayu) untuk menyalakan api. Ia juga berusaha untuk membuktikan bahwa ia tak sendirian di dalam kuil itu. Sebelum ia berhasil membuktikannya, ia diserang kembali oleh monster lainnya (bernama Klikk) yang lebih berbahaya dan ganas dari sebelumnya. Di saat ia bertempur, dinding kuil roboh dan masuklah bebeapa orang yang berpakaian aneh ke dalam ruang itu. Tanpa berkata apa-apa, seorang bocah perempuan dari kelompok itu bergabung dengan Tidus membantunya sehingga monster tersebut dapat dikalahkan. Kesenangan Tidus tak bertahan lama, orang-orang berpakaian aneh tersebut kini berusaha untuk menangkap Tidus. Motif mereka tak bisa diketahui oleh Tidus, karena mereka berbicara dengan bahasa lain yang tak dipahami oleh Tidus.

(bersambung...)


*Ada dua macam habitat makhluk hidup (Tentunya yang masuk IPA di SMA sudah tahu hal ini), yaitu: akuatik dan terestrial. Akuatik bila hidup di perairan, sedangkan terestrial bila hidup di daratan.

o--------------------------------------------------------o

Ini adalah akhir dari posting cerita Final Fantasy X untuk saat ini. Kritik dan saran, maupun komentar sangat dihargai. Bila ada ketidaksuaian antara cerita yang ada di sini dengan cerita pada permainan, biarkan saya mengetahuinya. Saya akan memperbaikinya sesegera mungkin.

Baca terus kisah saya selanjutnya di http://william-s-p--zr.blogspot.com!
Selanjutnya dalam Final Fantasy: (Post #3) Kapal Penyelamatan

Akhir kata, saya ucapkan terima kasih karena Anda telah membaca!

01 January 2009


FINAL FANTASY X: 1: Zanarkand

,__
|__ inal Fantasy X /----------------------------------------------------------o
| ---------o----------\ Zanarkand (Post #001)                                      |
                              \--------------------------------------------------------o

    Final Fantasy X bercerita tentang seorang lelaki muda bernama Tidus. Tidus adalah seorang pemain Blitzball yang sedang naik daun, terlihat dari banyak-nya orang dan anak-anak yang meinginkan tanda tangannya. Cerita bermula dari suatu malam yang merupakan permainan akbar baginya, dengan banyaknya hadirin yang ada di sana. Ini adalah Pertandingan Pengingatan akan Jecht, sepuluh tahun setelah ia menghilang. Jecht dulunya adalah pemain Blitzball terbaik yang pernah ada, namun dia menghilang secara misterius sepuluh tahun lalu. Tidus merupakan anak dari Jecht, hidup dalam bayang-bayangnya. Seperti yang diberitakan, Jecht bukan hanya sosok di dunia hiburan, tetapi memiliki makna lebih bagi banyak orang sehingga ia diperingati dan namanya digunakan sebagai nama pertandingan.

    Sesaat lagi permainan akan dimulai. Blitzball adalah sebuah permainan yang dimainkan seluruhnya dalam air. Para pemainnya sudah berlatih keras untuk menahan napas mereka sepanjang permainan olah raga ini. Di kedua sisi terdapat net segitiga dimana bola harus dimasukan ke dalamnya untuk mendapat nilai. Sangat mirip dengan sepak bola, namun bola dapat di-pass dengan tangan, dan tentu saja ini di dalam air. Saat bermain, ketika Tidus ingin menyerang, terlihat gelombang besar menghantam. Semua orang menjadi panik. Tidus terjatuh dari bola air raksasa ini, namun ia masih selamat.

    Setelah itu Tidus terbangun dan bertemu dengan sosok aneh bernama Auron. Bagaimana pun juga, hubungan antara mereka masih belum jelas. Auron mengatakan bahwa ia telah menunggu Tidus. Lalu mereka berdua mencari jalan keluar. Tiba-tiba saja di tengah langin muncul lah sesuatu yang benar-benar besar, yang Auron sebut sebagai 'Dosa'. Ia melepaskan kelopak-kelopaknya satu demi satu di seluruh penjuru kota sehingga kota dipenuhi dengan monster dari kelopak 'Dosa' itu. Tidus dan Auron berhasil melewati monster-monster ini. Setelah itu, Tidus kini memakai pedang baru yang diberikan oleh Auron.

    Tak lama setelah itu, mereka menemukan jalan mereka dihalangi oleh keturunan baru yang disebut Telur 'Dosa'. Menghancurkan telur ini akan mendatangkan mahluk-mahluk kecil yang tak terhitung. Maka Auron mendapat gagasan untuk menumbangkan sebuah bangunan dengan peledak dan mengenai mahluk itu. Ia pun melakukannya sehingga tempat mereka berpijak pun goyah dan terjatuh. Tidus kini berusaha bergantung di reruntuhan itu. Auron hanya mengatakan 'Ini adalah kisahmu!' sebelum mereka berdua terhisap ke dalam kehampaan.

(bersambung...)


Akan Datang Selanjutnya ... (3)

Selanjutnya dalam blog ini datang dari segmen cerita!
Tepatnya cerita dari game PS2 'Final Fantasy X' yang terkenal.

Ulasan/Review


Masukilah dunia fantasi di mana seluruh manusia berada dalam ujung kepunahan. Di dalam game Final Fantasy seri baru ini, kita harus menghentikan kekuatan hebat bernama 'Dosa' yang menghancurkan banyak kota dan nyawa. Berperanlah sebagai Tidus--seorang bintang pemain blitzball, dan Yuna--seorang gadis dengan kemampuan untuk memanggil dan menguasai 'aeon'-- spirit kuat dari zaman dahulu. Ini adalah seri Final Fantasy pertama yang menggunakan ekspresi wajah tingkat tinggi. Jelajahilah lautan tak terpetakan dan daratan luas dalam usaha menyelamatkan umat manusia.


dikutip dari Gamefaqs, dengan pengubahan


Cerita 'Final Fantasy X' ini tidak sedetail seperti cerita 'Grandia'. Di sini hanya berupa rangkuman. Untuk lebih jelasnya, silakan mainkan gamenya!

Klik di sini untuk melihat data lebih lanjut tentang game ini.